Wednesday, October 20, 2010

1KA1 SMK AHMAD 09

Puisi Untuk Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
"Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah jasad, jiwa, dan ruh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain"
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama
kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu
Laksana oase di terik panasnya gurun sahara

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

PERAWAN CINTA
Telah terlukis kisah diriku
Terpenjara dalam cintamu
Bibir beku tak dapat berucap
Sulit menolak

Terlambat kurasakan cinta
Kepedihan kan menanti aku
Kesucian cintamu berdua
Telah ternoda

Haruskah merasa salah didiriku
Bila mencintaimu yang telah berdua
Seolah aku perawan cinta yang haus kasih

Ku hanya mencoba bermain api
Namun sulit akhirnya aku padamkan
Hati kecilku mengatakan ini harus diakhiri

Sering kudengar suara-suara
Bisik menyalahkan diriku
Bila aku jadi pasanganmu
Pasti merana


Cinta....
ku bahagia bersandar denganmu...
Ku rasakan cucuran rahmat darimu...
dan tak ingin daku berpeluh kesah dengan apa yg terjadi...
Aku sayang kamu deh....
Manis...
Senyumlah untuk ku..
Berikan daku kebahagiaan darimu...
Dan berikan daku cinta yg tulus...
Cinta sepenuh hatimu untuk ku...
Aku merindukan cintamu....
Aku merindukan belai kasih sayang mu...
Aku butuh lembut curahan cintamu...
Sungguh aku cinta kamu...
Engkaulah yg selalu kurindu....
Cinta ini untuk mu duhai kekasihku....
Boleh aku peluk kamu?
Boleh aku belai indah rambutmu??
Boleh aku berucap kepadamu....
Bahwa aku kangen sama kamu...
Aku sayang kamu....
I l o v e y o u
And Always miss you......